Seewhat your friends are reading Enjoy the videos and music you love, upload original content, and share it all with friends, family, and the world on YouTube Sudah 3 hari Cerbung Cjr Pernikahan Dini Ff Cerbung benci jadi cinta rify jadi net, and archive of our own) Hermione and her friends go back to Hogwarts to retake their seventh year And Bacacerita online gratis dan temukan beragam cerita seperti cerita kasih cinta, cerita horor, cerita romantic disini. # Romantis # CEO # Pernikahan # Balas Dendam # 18+ # Dikasihi # Dimanja # Kejam # Misteri # Aristocratic # Serangan Balik # Cerpen # Terlahir Kembali # Kekuasaan; All Pembaruan Chapter 62 Glen Valora 11:55,Dec 30,2021 Andaada disini : Beranda / Tag "cerpen musuh jadi cinta romantis" Tag: cerpen musuh jadi cinta romantis. Cerpen. Kesunyian. admin 3 bulan yang lalu. Langkah. Melanjutkan Dakwah Walisongo dengan Cerpen. admin 3 bulan yang lalu. Langkah. Seni Mengarang Cerpen. admin 3 bulan yang lalu. Kritik. Kita Sedang Menulis Cerpen! DariMusuh Jadi Sahabat Cerpen Karangan: Hannisa Tsabitah Aura Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Nasihat, Cerpen Persahabatan. Lolos moderasi pada: 4 September 2014 "Anak anak. Hari ini kita kedatangan murid baru. Bapak harap kalian senang atas kedatangannya. Katty, mari masuk!" Seru Pak Burhan, wali kelas kami. CerpenTentang Ibu 1000 Kata. Hadirnya Dirimu. Descriptive Lionel Messi. Posting pada pengetahuan Ditag abankirenk, buku, tahunan Navigasi pos. Pos sebelumnya Contoh Proposal Santunan Anak Yatim. Pos berikutnya Lirik Lagu Bts Love Myself Dan Artinya. Cerpen Musuh Bebuyutan Jadi Cinta . g2Q1hk. Penulis Sarah, Editor Adrianus Adhi MALANG - Seorang cewek di Sukabumi tak menyangka akan menikah dengan musuh SMA. Cewek 20 tahun bernama Yusnita Meilani itu dulu saat SMA sangat benci dengan pria bernama Agus Setiawan. Hingga suatu saat rasa benci Yusnita Meilani yang begitu dalam berubah jadi rasa cinta yang menggelora. Kisah Yusnita Meilani dan Agus Setiawan ini viral setelah beredar di TikTok. Yusnita Meilani menikah dengan Agus Setiawan pada Senin 27/7/2020. Baca juga Nasib Tragis Calon Pengantin Ini Viral, Tewas Usai Jalani Sedot Lemak di Salon Kecantikan Ilegal Viral wanita nikah dengan musuh di SMA TikTok ym222000 Sebelumnya, mereka telah menjalin hubungan asmara sejak 27 Januari 2019. Yusnita dan Agus awalnya cuma sebatas teman sekelas saat SMA. Perempuan tersebut mulai menganggap musuh karena Agus sering membuatnya kesal. "Dia paling jahil banget di antara yang lainnya, suka banget bikin aku kesal," ungkapnya kepada Senin 19/10/2020 dikutip dari artikel 'Kisah Wanita Menikah dengan Musuh Semasa SMA' Baca juga Bocor Tulisan di Slip Gaji Pegawai KPK Viral di Medsos, Jadi Teguran Agar Tak Ada yang Korupsi? Yusnita Meilani dan Agus Setiawan musuh saat SMA yang akhirnya menikah TikTok ym222000 "Jahil banget, tapi dia enggak mau lihat kalau aku marah," lanjut dia. Yusnita pernah mengatakan pada Agus jika mereka saat itu musuhan. Namun, ternyata dirinya juga menyimpan rasa perhatian jika pemuda tersebut tak masuk sekolah. "Kadang kalau dia enggak masuk sekolah, rasanya sepi gitu." Cerpen Karangan Ayu Nur SyahikaKategori Cerpen Cinta Lolos moderasi pada 20 December 2015 Aku tahu dia masih di sini. Aku juga tahu dia masih berharap bisa bersamaku. Ada dua hal yang tidak ku ketahui. Itu bukan hal menarik yang bisa diketahui banyak orang. Aku tak menyangka bahwa aku bisa memenangkan kontes menyanyi itu. Bahkan aku juga tak menyangka bahwa diriku pun telah beranjak dewasa. Siapa sangka bahwa umurku sekarang sudah 19 tahun, namun seperti biasa jika aku bertemu dengan orang yang baru mengenalku maka mereka selalu mengira bahwa aku masih berumur 16 tahun. Tubuhku yang kecil, jari-jariku yang mungil dan wajahku yang bisa dibilang imut ini mampu menipu setiap mata yang memandangku. Di sini aku tak sendiri, meski jauh dari orangtuaku tapi aku bisa mandiri untuk menjalani sekolahku dan tentu ada penyemangat di sampingku. Mereka adalah Eti, Sinah, Mijan, dan Wati. Tentu itu hanya nama samaran. Mereka selalu ada untukku, aku yakin akan hal itu. Tapi hari ini semuanya kelam. Tak ada satu pun dari mereka yang menemaniku di sini. Rasanya sepi, sunyi, dan seakan akan aku tak punya siapa-siapa. “Siapa saja tolong.. tolong.. tolong..” “Siapa ini?” “Tidak tahu, bawa saja nak.” “Ayo.. ayo bantu saja.” Siapa itu? Ramai-ramai meributkan hal yang tak jelas. Sudahlah. Tak perlu aku memikirkannya. Lebih baik aku terus berjalan. Aku pernah bermimpi punya kehidupan normal. Bukan kehidupan yang seperti ini. Bruuukkk!! “Lihat-lihat dong kalau jalan!” “Maaf-maaf saya tidak sengaja” Selalu seperti itu, kapan hal ini berakhir? Tampaknya tak akan pernah usai karena inilah aku, aku yang memang buta. Mungkin sejak lahir aku seperti ini itu, kata seseorang di rumah sakit saat aku memeriksakan mataku. Dia baik dan selalu memperhatikanku akhir-akhir ini. “An, apa kamu tahu nama orangtuaku?” “Berapa kali aku harus menjawab pertanyaan itu?” “Eemm, sampai aku mati mungkin.” “Sya, berhentilah untuk putus asa. Aku dan kamu tahu bahwa kamu di sini dititipkan bersamaku. Orangtua kamu jauh dari kamu agar kamu bisa mandiri kan.” Andra benar. Setelah pulang dari taman, keesokan harinya aku berusaha pergi sendiri tanpa sepengetahuan Andra. Aku ingin membelikannya kue ulang tahun, karena hari ini dia berulang tahun. “Sya berhenti!” ada yang berteriak kepadaku. Suara Andra, mungkin aku sudah tahu bahwa hal ini bisa terjadi padaku. Aku mendengar suara klakson mobil mendekatiku, tapi kakiku seakan menuntunku ke arah maut. Aku tidak bisa, sungguh sulit bagiku untuk menghindar. Dalam bayangku, aku telah bersyukur seandainya hidupku berakhir di jalan ini. Karena aku telah merasakan cinta meski aku tak sempurna. Seingatku waktu itu aku juga pernah mengalami kejadian seperti ini. Kejadian yang membuat mataku buta dan membuat teman-temanku menjauhiku. Aku ingat betul kejadian itu. Malam itu aku sedang menunggu bus melintas di halte, tapi kertas hasil ulangan matematikaku tertiup angin sampai ke tengah jalan. Aku reflek untuk mengambil kertas itu dan akhirnya bruuuukkk. Sebuah mobil putih menabrakku dan pengemudinya melarikan diri. Beruntung waktu itu ada seorang Ibu-ibu yang menolongku dan ada seorang pemuda bernama Andra. Jangan sangka dia seorang pahlawan. Karena di dunia ini semua hal bisa saja hanya tipuan. Andralah pelaku tabrakkan itu, lalu dia kembali lagi untuk menolongku. Kenapa aku bisa tahu semua ini? Padahal aku diagnosa mengalami hilang ingatan sementara. Aku sudah tahu semuanya, namun Andra belum. Aku sudah ingat semuanya, namun Andra belum. Meski aku sudah tahu namun aku tak pernah membenci Andra. Aku sudah memaafkan Andra. Menurutku dia sudah bertanggung jawab karena telah merawatku sampai saat ini. Aku tahu cinta yang dia ucapkan hanya karena aku buta. Aku tahu dia merawatku karena dia yang menabrakku hingga aku buta. “An, meski aku berhenti, meski aku akan pergi dan aku ingin kamu tahu, bahwa aku mencintaimu dan cukup untuk bisa menebus semua ini. Aku memang buta, namun cinta mampu melihat ketulusan hati. Salam dariku, Syahika.” Cerpen Karangan Ayu Nur Syahika Blog Cerpen Cinta Itu Buta merupakan cerita pendek karangan Ayu Nur Syahika, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Aku, Pengagum Rahasiamu Oleh Nurfadilah Cinta terkadang membuat kita bodoh, karna akan menolak banyak hati demi menunggu dia yang tak pasti. Bagaimana jika aku mencintai dia yang sudah kuanggap seperti Kakakku? Karna dialah yang Cinta Membuat Kita Bertahan Sesakit Apapun Itu Oleh Adelina Lestari Gustina Pernahkah kalian merasakan yang namanya perjuangan? pengorbanan cinta? Pengorbanan cinta menunjukkan seberapa besar cinta kita terhadap orang itu. Namun sering kali kita tak bisa membedakan antara cinta atau sebatas Baper Tingkat Dewa Oleh Sri Rahayu Ningsih Berawal dari gue nemenin sahabat gue, Ema, ke tempat pacarnya, Setiawan untuk yang pertama kalinya. Gue dateng ke sana tujuannya cuma nemenin Ema. Ehh, gak taunya di sana ada Bahasa Kami Berdua Oleh Nadia Metias. Nama yang menurutku agak aneh. Biasanya, namanya ditulis sebagai “Matias”, atau disebut sebagai “Matius”. Yang jelas, Metias bukan nama yang sering kudengar. Metias melangkahkan kakinya memasuki kelas kami. Batasan Maya Seorang Prajurit Oleh Renita Melviany Kami duduk di atas besi tua yang berbentuk kursi. Meminum perlahan minuman berwarna merah yang berasal dari buah stroberi. Memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang. Mereka terlihat sibuk dengan langkah “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" Cerpen musuh bebuyutan jadi cinta. Jika kamu mencari artikel cerpen musuh bebuyutan jadi cinta terbaru, berarti kamu telah berada di blog yang benar. Yuk langsung saja kita simak penjelasan cerpen musuh bebuyutan jadi cinta berikut ini. Cerpen Musuh Bebuyutan Jadi Cinta. Cut Dara Sari Kategori. Kau mau apakan dia terserah. Verified Writer Asih Purwanti Share to Facebook Share to Twitter. Pada suatu hari di hutan yang lebat ada seekor kucing yang bersahabat dengan koala. From Cara membuat poster dengan photoscape Cara membuat kliping microsoft word Cara membuat poster tentang tumbuhan Cara membuat poster tentang corona Cara membuat pidato yang benar Cara membuat cover mobil sendiri Pada suatu hari di hutan yang lebat ada seekor kucing yang bersahabat dengan koala. Kau mau apakan dia terserah. Jaim Benyamin S dan Rais Mansyur Syah bertetangga dan bekerja di penggergajian kayu. Tanpa sadar kamu jadi sering memperhatikan tingkah musuh bebuyutan dan tertawa pada hal-hal kecil yang dilakukannya. Namanya juga jatuh cinta bisa mengubah wanita 180 derajat berbeda kamu pun begitu. Ini kisah antara Queen dan Keandra dijodohkan dengan musuh bebuyutan yang sebenarnya menyimpan rasa sejak mereka kecil. Gelagatmu di depannya pun juga berubah. Kamu yang tadinya malas-malasan dengan kehadiran musuh bebuyutan kini justru kelihatan menanti kedatangannya. Mereka kaget bukan kepalang ternyata jodoh yang selama ini dibicarakan adalah musuh bebuyutan mereka sendiri. Hari itu pertama kalinya ia memakai seragam putih abu-abu. Contoh naskah drama Cerita Gay Romantis Musuh Jadi Cinta PDF 1100 MB - SamPDF SamPDF Cerpen Gay. Film bergenre romantis memiliki banyak penggemar tersendiri disamping dari segi cerita yang membuat para penontonnya baper konflik yang disuguhkan dari film bergenre. Namanya juga jatuh cinta bisa mengubah wanita 180 derajat berbeda kamu pun begitu. Gue Keandra Azzaro Maheswara gag mau nikah sama si hidung songong titik. Kau mau apakan dia terserah. Source Gue gak pernah berharap bakal nikah sama musuh bebuyutan gue. Ia segera masuk ke dala. Hari itu pertama kalinya ia memakai seragam putih abu-abu. Tapi jangan sampai terbunuh. Sekarang tugasmu ialah membuat Marda menderita. Cerpen Pacar Kontrak Jadi Jadi Musuh Cerpen Karangan. Hari itu pertama kalinya ia memakai seragam putih abu-abu. Cerita Gay Romantis Musuh Jadi Cinta Berawal dari Benci dan Berakhir menjadi Cinta - devirizki - Wattpad 14 KDrama yang Pemeran Utamanya Jatuh Cinta Karena Tinggal Satu Atap 5 Drama Korea Romantis Pria Tampan Jatuh Cinta pada Wanita Lebih Tua dendam berubah jadi Cinta - Romantis - Webnovel Hati-Hati Terlalu Benci Bisa Berubah Jadi Cinta. Mereka kaget bukan kepalang ternyata jodoh yang selama ini dibicarakan adalah musuh bebuyutan mereka sendiri. Source Cerita Gay Romantis Musuh Jadi Cinta Berawal dari Benci dan Berakhir menjadi Cinta - devirizki - Wattpad 14 KDrama yang Pemeran Utamanya Jatuh Cinta Karena Tinggal Satu Atap 5 Drama Korea Romantis Pria Tampan Jatuh Cinta pada Wanita Lebih Tua dendam berubah jadi Cinta - Romantis - Webnovel Hati-Hati Terlalu Benci Bisa Berubah Jadi Cinta. Tapi jangan sampai terbunuh. Sekarang tugasmu ialah membuat Marda menderita. Dari Musuh Jadi Sahabat Cerpen Karangan. Source Benci Jadi Cinta Cerpen Karangan. Reuni Yang Tak Diharapkan Jangan Lupa Like Share Coment and Subscribe. Dari Sahabat Jadi Musuh Dari Teman Jadi Pacar Cerpen Karangan. Download Cerita Gay Romantis Musuh Jadi Cinta PDF 1100 MB - SamPDF SamPDF Cerpen Gay. Source Bukankah kau sudah mahir melakukan hal-hal macam itu. Verified Writer Asih Purwanti Share to Facebook Share to Twitter. Sahabat Jadi Musuh Cerpen Karangan. Cerpen Pacar Kontrak Jadi Cinta. CERPEN Sabtu 20 April 2013. Sekarang tugasmu ialah membuat Marda menderita. Musuh Bebuyutan Si Kancil Cerpen Karangan. Benci Jadi Cinta Cerpen Karangan. Dimana mana selalu ada musuh ya musuh terbesar ataupun musuh walaupun sekarang setatus kami suami-istri tapi jangan harap masalah kita berakhir sampai disini. Bikin Baper 5 Film Mandarin Ini Bercerita Tentang Musuh Jadi Cinta. Namanya juga jatuh cinta bisa mengubah wanita 180 derajat berbeda kamu pun begitu. Tanpa sadar kamu jadi sering memperhatikan tingkah musuh bebuyutan dan tertawa pada hal-hal kecil yang dilakukannya. Ini kisah antara Queen dan Keandra dijodohkan dengan musuh bebuyutan yang sebenarnya menyimpan rasa sejak mereka kecil. Source Pada suatu hari di hutan yang lebat ada seekor kucing yang bersahabat dengan koala. Cut Dara Sari Kategori. Cerpen Pacar Kontrak Jadi Cinta. Namun Papanya tetap duduk pada posisi dan menginjak kaki Aldrin. Jaim Benyamin S dan Rais Mansyur Syah bertetangga dan bekerja di penggergajian kayu. Tanpa sadar kamu jadi sering memperhatikan tingkah musuh bebuyutan dan tertawa pada hal-hal kecil yang dilakukannya. Gelagatmu di depannya pun juga berubah. From the story Nikah Sama Musuh by dikusyg Diana Kusuma Wardhani with 41162 reads. Reuni Yang Tak Diharapkan Jangan Lupa Like Share Coment and Subscribe. Hari itu pertama kalinya ia memakai seragam putih Anak Cerpen Fabel Hewan Lolos moderasi pada. Bukankah kau sudah mahir melakukan hal-hal macam itu. Kau mau apakan dia terserah. Jadi apa yang menimpaku ini tak lain tak bukan ialah gara-gara perbuatan Marda musuh bebuyutanku. Source Bukankah kau sudah mahir melakukan hal-hal macam itu. Download Cerita Gay Romantis Musuh Jadi Cinta PDF 1100 MB - SamPDF SamPDF Cerpen Gay. Kau mau apakan dia terserah. Cerpen Pacar Kontrak Jadi Cinta. Source Jadi apa yang menimpaku ini tak lain tak bukan ialah gara-gara perbuatan Marda musuh bebuyutanku. Dimas Prayoga Waluyo Kategori. From the story Nikah Sama Musuh by dikusyg Diana Kusuma Wardhani with 41162 reads. Namun Papanya tetap duduk pada posisi dan menginjak kaki Aldrin. Source Ia segera masuk ke dala. Namun Papanya tetap duduk pada posisi dan menginjak kaki Aldrin. Kalian sudah saling kenal Tanya Om Alan sambil mengajak putrinya duduk di sofa. Pada suatu hari di hutan yang lebat ada seekor kucing yang bersahabat dengan koala. GayLoveStory CeritaCinta CeritaGay CintaSejenis Bromance BoysLove CeritaCintaGay TrueLove LoveStory KisahNyata CeritaRomantis DuniaPelangi ya kata kata yang nggak asing di hidup ini bener nggak. Benci Jadi Cinta Cerpen Karangan. Verified Writer Asih Purwanti Share to Facebook Share to Twitter. Ingat jangan sampai terbunuh. Bukankah kau sudah mahir melakukan hal-hal macam itu. Source Kamu yang tadinya malas-malasan dengan kehadiran musuh bebuyutan kini justru kelihatan menanti kedatangannya. Sekarang tugasmu ialah membuat Marda menderita. Dia itu gadis yang sangat cerdas berprestasi baik lemah lembut sopan santun rajin ramah dan jujur. Gelagatmu di depannya pun juga berubah. Ya walaupun sekarang setatus kami suami-istri tapi jangan harap masalah kita berakhir sampai disini. Jadi apa yang menimpaku ini tak lain tak bukan ialah gara-gara perbuatan Marda musuh itu pertama kalinya ia memakai seragam putih abu-abu. Klip video romance paling baper di dunia Benci jadi cinta klip video terbaru Treiler film paling baper Treiler drama paling baper Song Nightcore i shou. Cewek Ini Akhirnya Nikah dengan Musuh Bebuyutan Waktu SMA Tak Menyangka Benci Jadi Cinta Cewek ini akhirnya nikah dengan musuh bebuyutan waktu SMA tak menyangka benci jadi cinta Selasa 20 Oktober 2020 1428. Di suatu siang yang terik ada seekor kancil yang sedang menyelinap ke kebun pak tani. Source Kau mau apakan dia terserah. Download Cerita Gay Romantis Musuh Jadi Cinta PDF 1100 MB - SamPDF SamPDF Cerpen Gay. Kalian sudah saling kenal Tanya Om Alan sambil mengajak putrinya duduk di sofa. Tanpa sadar kamu jadi sering memperhatikan tingkah musuh bebuyutan dan tertawa pada hal-hal kecil yang dilakukannya. Source Mereka kaget bukan kepalang ternyata jodoh yang selama ini dibicarakan adalah musuh bebuyutan mereka sendiri. Berikut ini adalah kumpulan cerpen remaja tentang berbagai aspek kehidupan anak muda seperti percintaan dan persahabatan. Namun dua orang ini selalu bertengkar dan berkelahi. Dimana mana selalu ada musuh ya musuh terbesar ataupun musuh biasa. Source Namun dua orang ini selalu bertengkar dan berkelahi. Cerpen Fabel Hewan Cerpen Fantasi Fiksi Cerpen Gokil Lolos moderasi pada. Sahabat Jadi Musuh Cerpen Karangan. Dari Musuh Jadi Sahabat Cerpen Karangan. Cerpen Pacar Kontrak Jadi Jadi Cinta Cerpen Karangan. Namun dua orang ini selalu bertengkar dan berkelahi. Dari Musuh Jadi Sahabat Cerpen Karangan. Suara nyaring benda itu sangat jelas terdengar di telingaku matahari yang terik menyinari wajahku yang sedang bargegas untuk segera mandi. Musuh Bebuyutan Si Kancil Cerpen Karangan. Source Cut Dara Sari Kategori. Verified Writer Asih Purwanti Share to Facebook Share to Twitter. Pa kita pulang aja Kata Aldrin sambil menarik papanya. Ia segera masuk ke dala. Kalian sudah saling kenal Tanya Om Alan sambil mengajak putrinya duduk di sofa. Namun dua orang ini selalu bertengkar dan Fabel Hewan Cerpen Fantasi Fiksi Cerpen Gokil Lolos moderasi pada. Reuni Yang Tak Diharapkan Jangan Lupa Like Share Coment and Subscribe. Film bergenre romantis memiliki banyak penggemar tersendiri disamping dari segi cerita yang membuat para penontonnya baper konflik yang disuguhkan dari film bergenre. Musuh Bebuyutan Si Kancil Cerpen Karangan. Source Musuh ya kata kata yang nggak asing di hidup ini bener nggak. Di suatu siang yang terik ada seekor kancil yang sedang menyelinap ke kebun pak tani. Sahabat Jadi Musuh Cerpen Karangan. Namun Papanya tetap duduk pada posisi dan menginjak kaki Aldrin. Cerpen Fabel Hewan Cerpen Fantasi Fiksi Cerpen Gokil Lolos moderasi pada. Source Ini kisah antara Queen dan Keandra dijodohkan dengan musuh bebuyutan yang sebenarnya menyimpan rasa sejak mereka kecil. Bukankah kau sudah mahir melakukan hal-hal macam itu. Jadi apakah mereka akan menjalankan pernikahan dini dengan baik -. Suara nyaring benda itu sangat jelas terdengar di telingaku matahari yang terik menyinari wajahku yang sedang bargegas untuk segera mandi. Cewek Ini Akhirnya Nikah dengan Musuh Bebuyutan Waktu SMA Tak Menyangka Benci Jadi Cinta Cewek ini akhirnya nikah dengan musuh bebuyutan waktu SMA tak menyangka benci jadi cinta Selasa 20 Oktober 2020 1428. Source Musuh Bebuyutan Si Kancil Cerpen Karangan. Berikut ini adalah kumpulan cerpen remaja tentang berbagai aspek kehidupan anak muda seperti percintaan dan persahabatan. Ingat jangan sampai terbunuh. Musuh Bebuyutan adalah film Indonesia tahun 1974 dengan disutradarai oleh Syamsul Fuad dan dibintangi oleh Benyamin S dan Mansyur Syah. Pada suatu hari di hutan yang lebat ada seekor kucing yang bersahabat dengan koala. Situs ini adalah komunitas terbuka bagi pengguna untuk menuangkan apa yang mereka cari di internet, semua konten atau gambar di situs web ini hanya untuk penggunaan pribadi, sangat dilarang untuk menggunakan artikel ini untuk tujuan komersial, jika Anda adalah penulisnya dan menemukan gambar ini dibagikan tanpa izin Anda, silakan ajukan laporan DMCA kepada Kami. Jika Anda menemukan situs ini baik, tolong dukung kami dengan membagikan postingan ini ke akun media sosial seperti Facebook, Instagram dan sebagainya atau bisa juga save halaman blog ini dengan judul cerpen musuh bebuyutan jadi cinta dengan menggunakan Ctrl + D untuk perangkat laptop dengan sistem operasi Windows atau Command + D untuk laptop dengan sistem operasi Apple. Jika Anda menggunakan smartphone, Anda juga dapat menggunakan menu laci dari browser yang Anda gunakan. Baik itu sistem operasi Windows, Mac, iOS, atau Android, Anda tetap dapat menandai situs web ini. Cerpen Karangan Ahmad .D Radifad LJKategori Cerpen Pengalaman Pribadi, Cerpen Persahabatan Lolos moderasi pada 12 April 2014 Hay namaku Ahmad D Radifad Lj panjang bangat kan, tapi boleh dipanggil IFAD ko. Saya akan menceritakan tentang kekonyolan saya di sekolah yang berantem gara-gara jawaban PR IPS Pagi itu, aku berangkat ke sekolah dengan mengendarai sepeda kesayangan saya, seperti biasa setiba di sekolah, teman-teman saya langsung menanyakan tentang PR hari ini, “Bro.. gimana PR ips lu, udah abis belom” tanya teman gua dari belakang, “Udah, emang kenapa” jawab saya dengan agak bingung, “heheh nyontek yah please” kata teman gua sambil nyengar-nyengir,”yaelahh bro.. ngapain lo nyontek dama si culun itu” kata teman saya sambil nyindir. “apa siapa yang lo katain culun haa..”. jawab saya dengan suara lantang. siapa lagi kalau bukan lo haa.. memang kenapa keberatan” kata teman gua sambil pasang muka sombong Gua langsung tinggalin kelas dan berjalan ke kantin, seolah nggak terjadi apa-apa. “Woi sini lo” teriak teman gua. “Apaan sih” jawab saya dengan muka kesal. “lo mau berantem ha” tanya teman gua sambil mendekat. Lohh kenapa ni orang nggak ada ujan nggak ada badai.. kenapa pengen brantem’. pikir gua sambil bingung. saya kaget karena pukulan keras dari teman gua tadi, yang mengenai muka saya. saya balas pukulannya yang tadi dan tepat kena hidungnya, setelah kejadian itu kami berdua dipanggil oleh Guru jaga dan dinasehati, setelah berlama-lama di kantor BK, dan Guru jaga pun, memberikan sangsi pada kami berdua yaitu membersihkan toilet setelah jam pulang, kami berdua pun membersihkan toilet yang baunya sangat luar biasa. dan nggak sengaja air dalam bak toilet tiba-tiba mengenai saya. teman gua nyengir-nyengir gara-gara lihat baju gua yang basah kuyup, melihat dia senyum-senyum saya juga ketawa, dengan kejadian itu kami jadi teman akrab di sekolah Ngga kerasa persahabatan kami sudah 2 tahun berlalu, dan harus terpisa karena sahabat saya pindah ke jogja, mau diapa lagi. terpaksa gua ikhlasin aja, sebelum pergi dia kasih kenang-kenangan buat saya yaitu sebuah lonceng kecil itulah kisah saya hehehe aga sedikit konyol, tapi saya dapat pembelajaran bahwa “Mencari musuh sangat lah mudah tapi mencari seorang sahabat sejati tidak semuda membalikan telapak tangan” TAMAT BAY, Wassalamualaikum Cerpen Karangan Ahmad .D Radifad LJ Facebook Radifad Lamadjuyu nag scout Cerpen Musuh Jadi Sahabat merupakan cerita pendek karangan Ahmad .D Radifad LJ, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Lucky I am in Love With My Best Friend Oleh Nona Nada Damanik Di sorot mata itu, entah itukah pancaran misteri hati? Atau hanya pesonanya hingga tatapku terpatri? Rusuk-rusuk dada semakin nyeri terasa. Bias cakrawala dipeluknya dalam isyarat yang menyapa. Jauh… Seolah Gara Gara Never Diet Oleh Mayla Nuha Kutatap seorang pria yang baru kemarin bangkunya bersebelahan dengan bangkuku. Namun ia sama sekali tidak merespon dengan menatapku balik. “Rey… kamu tuh ya.. kapan dietnya? Makan nasi aja bisa Surat Terakhir Violla Oleh Lusiana Halima Seperti biasa, hari ini Adelline dan Violla berangkat ke sekolah bersama. Mereka berdua adalah sahabat yang bagaikan magnet yang tak bisa dipisahkan. Mereka bersahabat sejak Tk. Sampai sekarang mereka Piala Untuk Nara Part 2 Oleh Retno Santi Finarsih “Kakak. Ini ada lomba ya, kakak ikut ya” pinta sang adik ketika membaca selembaran brosur yang ia temukan di kotak semir kakaknya. “Lomba apa dek” tanya sang ibu “Lomba Facebook Adalah Awal Perjalanan Cintaku Oleh Nirmala Sari Hhhooaamhh… Mentari mulai menampakkan sinarnya di pagi yang cerah ini. Seakan ingin menyapa ku. “pagi dunia” ucapku dari ambang jendela. Perkenalkan namaku Nirmala Sari, aku bersekolah di SMPN 1 “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" Cerpen Karangan Uswatun HasanahKategori Cerpen Cinta, Cerpen Remaja Lolos moderasi pada 22 January 2015 Hai, gue Pricillia Sagita, panggil aja Cilla. Gue sekolah di SMA Harapan Bangsa Jakarta kelas 10. Gue punya orang-orang yang paling gue sayang. Yang pertama nyokap dan bokap gue, kakak gue, dan sahabat-sahabat gue yang baik hati. Nyokap dan bokap gue udah pasti baik dan sayang sama gue. Kakak gue, Kak Nino, baik, penyayang, tapi kadang suka nyebelin. Dan kelima sahabat-sahabat gue. Yang pertama Olive, menurut gue, anaknya udah pasti baik, dewasa, pinter dan kadang tingkah lakunya suka aneh. Terus tiara, anaknya sich baik, cerewet, manja, di bilang pinter sich iya, Cuma nggak pinter-pinter amat hehehe. Ketiga Yuki, anaknya tomboy banget, sensitif, dia paling marah kalau ada orang yang nyakitin sahabatnya, kalau dia udah marah, habislah tuh orang!. Keempat Natasya, kadang lola’, suka nggak nyambung, manja, cengeng, dan nggak bisa pisah sama yang namanya lollipop. Dan yang terakhir Karin, anggun, lembut, baik, pinter, sopan, dewasa, pokoknya feminim banget dech. Kalau gue, udah pasti pinter, cantik, ramah, murah senyum, dan baik hati hehehe. Gue punya musuh bebuyutan dari zaman gue SD sampai sekarang. Namanya Ciko Ananda Putera. Orang yang super duper nyebelin. Cuma gara-gara saingan nilai dan peringkat, gue musuhan sama anak tetangga depan rumah itu. Hari ini hari pertama Cilla masuk sekolah, Cilla masuk di kelas 10 – A. Waktu Cilla mau masuk kelas, tiba-tiba ada orang yang lari dan nabrak Cilla, sampai Cilla jatuh!. Waktu Cilla lihat siapa yang nabrak Cilla, sontak Cilla langsung berdiri. Karena yang nabrak Cilla itu si Ciko. Timbullah adu mulut antara Cilla dan Ciko. “Apaan sich lo nabrak-nabrak gue!.” tanya Cilla sengit. “Lo tuh yang nabrak gue!.” ucap Ciko dengan nada tinggi. “Idih, nih orang udah salah, nyolot lagi!.” kata Cilla kesal. “Lo tuh yang nyolot!.” ucap Ciko dengan nada lebih meninggi. “Hello? Jelas-jelas lo yang lari-lari nggak liat ada orang, terus lo main nabrak aja!.” “Lo kali yang nggak liat-liat ada orang yang mau masuk juga!.” “Masih nyolot lagi!. Lo tuh yang nabrak gue!.” “Lo!.” “Lo!.” Tiba-tiba datang Ibu Hesti yang menjadi wali kelas 10 – A. Ibu Hesti langsung melerai Ciko dan Cilla. “Sudah-sudah! Ada apa ini?! Baru hari pertama masuk sekolah kalian sudah berkelahi, bagaimana hari-hari selanjutnya!.” ucapnya tegas. “Dia tuh bu, yang mulai duluan!” ucap Ciko dan Cilla bersamaan. “Lo!” “Lo tuh!.” “Sudah, hentikan!. Sekarang kalian saling memaafkan!” . “Lo duluan!.” “Kenapa harus gue?.” Dengan paksa Ibu Hesti menarik tangan Ciko dan Cilla. “Maafin gue”. “Maafin gue juga”. “Nah, begitu kan lebih baik. Sekarang kalian masuk dan duduk dengan rapi.” Waktu istirahat pun tiba, semua siswa keluar kelas dan sibuk dengan aktivitas masing-masing. Di kantin sekolah, keenam sahabat berkumpul dalam satu meja, Cilla, Natasya, Karin, Yuki, Olive dan Tiara. Mereka bercerita tentang kejadian yang baru saja dialaminya. Tiara bertanya pada Cilla, karena dari tadi Tiara memperhatikan Cilla sedang cemberut. “Cilla lo kenapa?. Muka lo kok cemberut sich?.” tanya Tiara. “Gue habis berantem lagi.” “Sama siapa?.” tanya Olive juga. “Sama orang yang super duper nyebelin!.” jawab Cilla dengan nada kesal. “Maksud lo Ciko?.” tebak Yuki. “Iya, siapa lagi coba.” jawab Cilla membenarkan. “Lo satu kelas ama Ciko?.” “Iya.” “Terus penyebab lo berantem sama Ciko apa?.” tanya Yuki. “Tadi pagi dia nabrak gue sampai gue jatuh. Udah gitu nyolot lagi. Kalau Bu Hesti nggak datang, udah gue jambak-jambak tuh rambutnya. Nyebelin banget.” dengan nada kesal. “Kenapa sich kamu harus berantem sama Ciko?.” tanya Karin dengan lembut. “Iya. Ciko tuh udah cakep, cool, keren, pinter, jago main basket, jago main musik, tinggi, putih, baik. Idaman para wanita dech.” sambung Natasya sambil memainkan lolipopnya. “Itu sich menurut lo.” melirik Natasya dengan kesal. Tiba-tiba datang Ciko dan teman-temannya. “Hai ladies.” Sapa Ciko. “Hy juga.” jawab Karin, Natasya, Olive, Tiara, Yuki. “Boleh gabung nggak?.” “Nggak boleh!.” jawab Cilla ketus. “Kenapa sich mereka nggak boleh gabung sama kita?.” tanya Olive. “Gue nggak mau.” jawabnya ketus. “Ya udah dech, nggak apa-apa.” jawab Ciko dengan agak kecewa. “Eh, Ciko gabung aja. Nggak usah dengerin Cilla.” kata Olive mengajak. Cilla memandang Olive dengan wajah cemberut. “Beneran?.” tanya Ciko memastikan. “Iya.” jawab Olive meyakinkan. Akhirnya Ciko dan teman-temannya bergabung dengan mereka. Mereka bercerita dan tertawa bersama-sama. Sedangkan Cilla hanya diam dan cemberut. Bel berbunyi menandakan waktu istirahat telah habis. Semua siswa masuk ke dalam kelas, termasuk Ciko, Cilla, dan teman-temannya. Semuanya menuju ke kelas masing-masing. Cilla berjalan menuju kelas meninggalkan teman-temannya. Lalu disusul oleh Ciko. Ketika mereka berjalan berdua, Ciko bertanya pada Cilla. “Lo kenapa?. Muka lo kok kaya benang kusut sich?.” tanya Ciko menggoda. “Apaan sich lo! Muka lo tuh yang kaya benang kusut!.” jawab Cilla malas. “Hahaha, bercanda.” kata Ciko sambil tertawa. Sampai mereka di kelas, dan kembali duduk, untuk memulai pelajaran lagi. Waktu pulang pun tiba. Cilla berkemas untuk pulang. Pada saat keluar kelas, lantai depan ruang kelas 10 – A sedang dipel. Karena Cilla tidak tahu, hampir saja dia jatuh karena terpeleset. Untung ada Ciko yang menolongnya. “Untung lo nggak jatuh. Makanya hati-hati kalau jalan.” Ciko menasihati. “Ih, apaan sich lo pegang-pegang pundak gue!.” ucap Cilla sambil melepaskan tangan Ciko dari pundaknya. “Idih, ni cewek udah ditolongin malah ngomel. Bukannya terima kasih.” jawab Ciko. “Ya udah. Makasih.” ucap Cilla sambil berlalu pergi. Waktu pulang Cilla bertemu Kak Ririn, kakaknya Ciko. “Hai Kak.” sapa Cilla. “Hai juga Cilla. Udah pulang?.” jawab Kak Ririn. “Udah Kak.” ucap Cilla singkat. “Ciko mana?.” tanya Kak Ririn. “Nggak tau Kak. Mungkin masih di udah Kak, Cilla masuk dulu yah.” jawab Cilla sambil berlalu pergi. “Iya.” ucap Kak Ririn. Waktu Cilla buka pintu, suasana rumah sepi sekali. Cilla cuma meliat Kak Nino dan bi Minah. “Sepi banget ni rumah.” tanya Cilla. “Eh, adek aku udah pulang. Bareng siapa lo?. Bareng ciko yah?.” kata Kak Nino menggoda. “Ih, nggak banget.” jawab Cilla malas. “Hahaha.” kak Nino tertawa. “Mama kemana Kak?.” tanya Cilla. “Mama lagi ke butik.” jawab Kak Nino singkat. “Huh, ya udah dech. Aku ke kamar dulu.” ucap Cilla sambil berjalan menuju ke kamarnya. Sampai di kamar, Cilla berganti pakaian. Dan dia duduk di pinggir jendela, menghadap ke arah jalan raya sambil melamun. Ketika dia sedang melamun, dia dikagetkan oleh suara ketukan pintu yang membuatnya hampir terjatuh. “Tok! Tok! Tok!. Non Cilla, dipanggil den Nino. Den Nino menyuruh Non Cilla ke ruang makan.” suara Bi Minah memanggil. “Oh iya bi’. Makasih ya bi’.” jawab Cilla. “Sama-sama non.” sambil berlalu pergi. Lalu Cilla pergi menemui Kak Nino di ruang makan. “Ada apa Kak?.” tanyanya. “Duduk aja, kita makan siang. Memangnya lo nggak makan apa?” kata Kak Nino memberitahu. “Ow, tumben lo perhatian.” ucap Cilla sambil menarik bangku. Mereka pun makan hingga selesai. Setelah selesai, Cilla dan Kak nino nonton TV. Cilla dan Kak Nino berebut remote TV. “Siniin remotenya.” kata Cilla sambil berusaha merebut remote TV. “Nggak ah. Kakak mau nonton ini aja.” jawab Kak Nino. “Ih, nyebelin.” kata Cilla kesal. Tiba-tiba handphone Cilla berbunyi. Cilla pun mengambilnya dan melihat telepon dari siapa. Ternyata telepon dari Tiara. “Hallo, ada apa Tiara?.” angkat Cilla dan menyapanya. “Lo mau ikut jogging nggak?.” ajak Tiara. “Jogging?.” tanya Cilla. “Iya. Mau ikut nggak?.” ajak Tiara lagi. “Gue ikut dech. Tapi lo jemput gue yah.” jawab Cilla mengiyakan. “Iya. Ya udah dech, sampai jumpa nanti.” ucap Tiara. “Ok.” jawab Cilla. Cilla pun berganti pakaian. Tiba-tiba ada suara bel berbunyi. Dan Cilla pun bergegas keluar kamar dan mengambil sepatu olahraganya yang sudah disiapkan oleh bi’ Minah. Setelah selesai, Cilla buru-buru membuka pintu. “Hai cilla.” sapa Tiara. “Hai juga. Yang lainnya mana?.” tanya Cilla. “Mereka ada di luar. Yuk berangkat.” ajak Tiara. “Yuk. Hai semua.” sapa Cilla pada sahabatnya. “Hy juga Cilla.” jawab Yuki, Karin, Olive, Natasya berbarengan.” “Yuk, berangkat.” ajak karin. Sepanjang perjalanan menuju stadion. Mereka bernyanyi bersama. Sampai di stadion, mereka turun dari mobil. Dan bersiap untuk berlari. Tetapi, pada saat akan berlari, tiba-tiba Natasya menunjuk ke arah seorang laki-laki yang baru saja turun dari mobilnya. “Eh, stop-stop. Coba lo semua liat, itu bukannya si Ciko yah?.” ucap Natasya. “Masa sich sya?.” tanya Olive tak percaya. “Coba lo panggil.” perintah Tiara. “Ih, nggak usah dech, mendingan kita mulai lari aja.” ajak Cilla mulai tak bersemangat. “Tunggu bentar.” ucap Natasya. “Napa sich kalau memang itu si Ciko?.” tanya Cilla kesal. “Kan joggingnya bisa bareng-bareng.” sela Tiara. “Terserah lo semua dech.” ucap Cilla dengan nada kesal dan pasrah. “Yuki coba lo panggil.” perintah Natasya kepada Yuki. “Ciko!! Ciko!!.” panggil Yuki. Laki-laki itu pun menoleh, dan berjalan menghampiri mereka. “Kalian juga jogging?.” tanya Ciko. “Iya dong, kami kan juga mau sehat.” ucap Olive sedikit bercanda. “Lo sendirian aja?.” tanya Yuki. “Iya.” jawab Ciko. “Lo gabung ama kita aja.” ajak Tiara. “Beneran?. Ntar ada yang maarah lagi.” tanya Ciko memastikan. “Tenang, nggak bakal ada yang marah lagi kok.” jawab Tiara meyakinkan. “Ok dech.” Ciko mengiyakan. Sementara itu, Cilla hanya diam dan cemberut. Ketika Cilla sampai di rumah, dia disambut oleh papa dan mamanya yang sedang duduk-duduk di teras depan rumah. “Hai sayang, dari mana saja kamu?.” tanya Mama Cilla. “Cilla habis jogging bareng temen-temen Cilla.” jawab Cilla. “Ow, ya udah sekarang kamu mandi sana.” perintah Mama Cilla. “Iya ma.” jawab Cilla singkat. Malam pun tiba, Cilla berada di kamar dan sedang belajar. Setelah dia selesai belajar, dia kembali duduk di pinggir jendela, memandangi bulan. Tiba-tiba handphone Cilla berbunyi. Dia segera mengambil dan melihatnya, ternyata telepon dari Ciko. “Ngapain sich ni orang nelfon gue. Tumben-tumben amat.” kata Cilla. “Hallo, ngapain lo nelfon gue?.” tanya Cilla dengan nada agak tinggi. “Wetss.. nyantai.” jawab Ciko menenangkan. “Gangguin gue aja lo.” kata Cilla mulai santai. “Gue mau nanya.” ucap Ciko. “Mau nanya apa lo?.” tanya Cilla. “Lo ngapain duduk di pinggir jendela, sambil ngeliatin gue?.” tanya Ciko. “What?. GR amat sich lo. Siapa juga yang ngeliatin lo!.” kata Cilla dengan nada meninggi “Hahaha.” sambil melambai-lambaikan tangannya ke arah Cilla. “Idih, ngapain lo?. Gila yah?.” tanya Cilla. “Lo kali yang gila.” ucap Ciko bercanda. Tiba-tiba ada orang yang mengetuk pintu kamar Cilla. “Tok! Tok! Tok!. Cilla, makan malam dulu yuk, Kak Nino sama Papa udah nunggu tuh.” ajak Mama Cilla. “Iya ma, bentar lagi Cilla turun.” jawab Cilla. “Ya udah dech, nyokap gue udah manggil gue, gue tutup dulu yah. Tiiiit!.” tutup Cilla. Cilla pun bergabung dengan keluarganya untuk makan malam. “Bagaimana tadi sekolahnya Cilla?.” tanya Papa Cilla. “Em, biasa aja pa.” jawab Cilla singkat. “Terus kamu masuk di kelas mana?.” tanya Papanya lagi. “Cilla masuk di kelas 10 – A.” jawab Cilla lagi. “Ciko?.” tanya Mamanya. “Sama.” jawabnya singkat. Setelah mereka selesai, mereka berkumpul di ruang keluarga sambil bercerita dan bersenda gurau. Tak terasa malam semakin larut, saatnya mereka istirahat. Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Cilla sudah mendengar orang sedang memanaskan mesin mobil. Cilla bangun dan melihat jam. Tiba-tiba mamanya mengetuk pintu. “Tok! Tok! Tok!. Cilla, bangun sayang.” panggil Mama Cilla membangunkan. “Iya, Cilla udah bangun kok.” jawab Cilla. Kemudian Cilla mandi dan bersiap-siap. Setelah selesai, dia turun dan bergabung dengan keluarganya untuk sarapan. Setelah itu, Cilla berangkat sekolah dengan papanya. Sampai di sekolah. “Brakk. Da papa.” kata Cilla melambaikan tangannya. “Da sayang, baik-baik di sekolah yah.” balas Papanya. “Ok, Pa.” ucap Cilla. Ketika sampai di kelas, Cilla duduk di tempatnya. Lalu datang Ciko dan duduk di sebelah Cilla. Cilla hanya diam melihat kedatangan Ciko. Sampai bel berbunyi dan belajar pun dimulai. Hingga waktu istirahat pun tiba. Keenam sahabat ini menghabiskan waktu istirahatnya dengan bercerita di taman sekolah. “Hari ini lo nggak berantem lagi kan Cilla?.” tanya Olive. “Lo kok nanyanya kaya gitu?.” Cilla balik bertanya. “Gue cuma nanya aja.” jawab Olive. “Nggak.” jawabnya singkat. “Tumben. Biasanya udah kaya kucing sama anjing.” ucap Yuki bercanda. “Ihh, tega amat sich lo nyamain gue ama hewan.” ucap Cilla cemberut. “Hahaha, bercanda.” kata Yuki sambil tertawa. Waktu istirahat habis, mereka kembali masuk kedalam kelas dan mulai belajar kembali. Sampai pulang. Sampai di rumah, Cilla memencet bel. “Ting Tong!! Ting Tong!!.” . Pada saat pintu di buka, “Non Cilla udah pulang?.” sapa Bi Minah. “Udah Bi’. Mama mana Bi’?.” tanya Cilla. “Nyonya di dapur Non, lagi bikin kue.” jawab Bi Minah. Cilla pun berjalan menuju dapur. “Mama.” sapa Cilla. “Iya sayang.” jawab Mama sambil menghias kuenya. “Eumb.. enak banget Ma.” ucap Cilla sambil mengunyah kue. “Ya dong siapa dulu yang bikin? Mama. Hahahaha.” jawab Mama bercanda. “Ini buat siapa Ma?.” tanya Cilla sambil menunjuk sebuah kue yang sudah di hias. “Ow, ini buat Mamanya Ciko. Ntar kamu yang antar yah.” suruh Mama Cilla. “Kenapa harus Cilla?. Kan Kak Nino bisa.” ucap Cilla manja. “Kak Nino lagi pergi sayang.” ucap Mamanya. “Huuh.” jawab Cilla sedikit kesal. “Ya udah kamu ganti baju sana, terus anterin kuenya.” suruh Mamanya lagi. Setelah itu Cilla pun mengantar kuenya ke rumah Ciko. “Ting Tong!!” Cilla memencet bel. Tiba-tiba pintu pun terbuka. “Eh, Cilla ayo masuk.” Sambut Kak Ririn. Waktu Cilla masuk, dia melihat Ciko sedang nonton TV. “Ngapain lo kesini?.” tanya Ciko agak sengit. “Mau nganter kue doang kok.” jawab Cilla jutek. “Buat gue yah?.” goda Ciko. “Pede amat sih lo, orang buat nyokap lo kok.” Cilla Nyolot. Kak Ririn hanya tersenyum melihat Ciko dan Cilla berkelahi. “Eh ada Cilla.” sambut Mama Ciko. “Oya tante, ini ada kue dari Mama.” ucap Cilla sambil menyerahkan kue. “Terima kasih yah Cilla.” kata Mama Ciko. “Ya tante. Ya udah, Cilla pulang dulu yah. Da tante, da Kak Ririn.” ucap Cilla berpamitan. Sampai di rumah, Cilla hanya duduk-duduk dan melakukan kebiasaan keluarganya. Keesokan harinya, Cilla bangun dengan aktivitas paginya. Cilla melalui hari-harinya seperti biasa dengan selalu berkelahi dengan Ciko. Pada hari Kamis sore, Ciko datang ke rumah Cilla dengan membawa sekotak kue bolu. Saat Ciko masuk, dia bertemu dengan Kak Nino yang sedang duduk-duduk di teras rumahnya sambil membaca buku. “Hai Kak.” sapa Ciko. “Hai juga Ciko.” jawab Kak Nino santai. “Gimana kabar lo Kak?.” tanya Ciko. “Seperti yang lo liat sekarang.” jawabnya lagi. “Oh iya, ni gue nganterin kue dari nyokap gue buat nyokap kakak.” ucap Ciko sambil menyerahkan kue yang dibawanya. “Ow, thanks yah.” kata Kak Nino. Lalu Kak Nino memanggil Cilla yang sedang asik nonton TV. “Cilla! Cilla!.” panggil Kak Nino. “Iya Kak. Ada apa?.” tanya Cilla sambil berlari keluar. “Apa sih Kak?.” tanya Cilla lagi. Cilla kaget melihat ada Ciko. “Ngapain lo?.” tanya Cilla sengit. “Nganter kue.” jawab Ciko singkat. “Udah sana bawa masuk. Kakak masih mau ngobrol sama Ciko.” suruh Kak Nino. “Idih, ngusir lagi.” ucap Cilla kesal. Keesokan harinya, Cilla dan Ciko diberitahu oleh temannya, bahwa mereka berdua dipilih untuk mengikuti Olimpiade Matematika. Mereka berdua langsung berlari ke ruang Kepsek. Ciko dan Cilla bertemu di depan pintu ruang Kepsek. Terjadilah keributan antara mereka sehingga memancing Pak Kepsek keluar dari ruangannya. Keesokan harinya, lomba pun dimulai. “Duh, bentar lagi dimulai. Gue grogi nih.” ucap Cilla sedikit gemetar. Tiba-tiba Ciko memberikan sebuah pulpen pada Cilla. “Nih pulpen keberuntungan gue, semoga lo bisa tenang dengan megang pulpen ini.” kata Ciko sambil menyerahkan pulpennya. “Thanks yah.” ucap Cilla sambil mengambil pulpen Ciko. Setelah melewati berjam-jam, akhirnya tiba saatnya pengumuman pemenang lomba. Tanpa disangka, mereka berdua mendapat juara 1. Saat pulang ke rumah, Cilla melihat orang-orang dirumah terlihat sangat sibuk, termasuk keluarga Ciko. Mama Cilla hanya berpesan kepada Cilla agar nanti malam berdandan yang cantik karena ada acara penting. Tetapi mamanya tidak memberi tahu, acara penting apa. Saat Cilla di kamar, Cilla mengambil pulpen pemberian dari Ciko. Dia memegangnya dengan erat sampai dia tertidur. Malam pun tiba acara pun dimulai. Ada keluarga Ciko juga, ternyata acara penting itu adalah acara pertunangan Kak Nino dan Kak Ririn. Mereka akan menikah pada hari selasa dan rabu, dan dilaksanakan di Jogja. Esok harinya, orangtua Ciko dan Cilla terlebih dahulu berangkat ke Jogja, untuk mempersiapkan acara pesta. Mama Cilla berpesan agar Cilla menjaga dirinya baik-baik. Sore harinya, Cilla duduk-duduk di teras depan rumahnya. Lalu datang Ciko. “Hai, sendirian aja lo?.” sapa Ciko dengan nada dingin. “Iya. Ow iya, nih pulpen lo gue balikin.” jawab Cilla. “Nggak usah, ambil aja. Gue masih punya banyak kok.” kata Ciko menyerahkan kembali. Mereka pun berbincang-bincang tanpa ada perkelahian. Esok hari, tibalah saatnya rombongan dari Jakarta menuju ke Jogja. Cilla ditemani oleh kelima sahabatnya dan juga Ciko yang ditemani oleh teman-temannya. Mereka menaiki bis yang sudah disewa keluarga mereka untuk membawa tamu-tamu dari Jakarta. Sampai di Jogja, berbagai persiapan demi persiapan telah dilakukan. Tinggal menunggu hari esok. Esok hari pun tiba, acara dimulai sampai pada malam hari. Acara sangat ramai dan meriah. Begitupun dengan Nino dan Ririn yang terlihat sangat bahagia. Saat Cilla sedang duduk brsama sahabat-sahabatnya, Ciko menghampirinya dan menarik tangan Cilla. “Mau kemana sich?.” tanya Cilla penasaran. “Udah ikutin gue aja. Ntar lo juga tau kok.” jawab Cilla sambil menarik tangan Cilla. Lalu ciko mengajak Cilla naik ke atas bukit. Disana pemandangannya sangat indah. Dari bukit itu, seluruh kota di Jojga terlihat. “Wow, amazing.” ucap Cilla takjub. “Cilla, gue mau ngomong sam lo.” kata Ciko dengan nada merendah. “Lo mau ngomong apa?.” tanya Cilla. “Sebenernya gue suka sama lo.” ucap Ciko sambil menundukkan kepala. “Haa!.” ucap Cilla kaget. “Lo mau nggak jadi pacar gue?.” ucap Ciko dengan berani. Dengan malu-malu, Cilla pun menjawab. “Emb, gimana yah?. Iya dech gue mau.” jawab Cilla tersipu malu Ciko pun sangat senang. Dia mencium tangan Cilla. Tiba-tiba dari semak-semak muncul teman-teman Ciko dan Cilla. “Cie….” teriak teman-teman Ciko dan Cilla. “Ada yang baru jadian nih.” ucap Andre menggoda. “So sweet..” tambah Tiara. “Ih, apaan sich lo semua.” Cilla malu-malu. “Jadi lo semua dari tadi ngintipin gue sama Cilla yah?.” tanya Ciko. “Iyah.” jawab mereka serentak. “Udah dech, sekarang mendingan kita turun aja. Tadi mamanya Cilla nyuruh kita semua makan. Bilangnya sich udah disiapin makanan special. Yuk.” ajak Morgant. “Yuk.” jawab mereka serentak. Hari ini mereka semua akan kembali ke Jakarta dan mulai beraktivitas seperti biasa. Sampai di Jakarta, mereka pulang ke rumah masing-masing. Sore harinya, Cilla dan Ciko duduk berdua di teras depan rumah Cilla. Tiba-tiba dari belakang datang Kak Nino dan Kak Ririn. “Cie.. ada yang lagi dua-dauan nih.” ucap Kak Nino sambil menggoda. “Apaan sich lo Kak. Rese’ banget.” kata Cilla malu. Dan mereka pun duduk berempat, sambil bercanda. Hari demi hari dilalui oleh Ciko dan Cilla, tanpa ada perkelahain. Dulu penuh dengan pertentangan, sekarang penuh dengan kasih sayang. Jika kamu menyukai seseorang, ungkapkanlah. Sebelum orang itu dimiliki oleh orang lain. SELESAI Cerpen Karangan Uswatun Hasanah Facebook Uus Nagh D’jokam Pelajar SMA N 2 Kota Tarakan Saran dan kritikan sangat di harapkan, Terima Kasih 🙂 Cerpen Permusuhan Berujung Cinta merupakan cerita pendek karangan Uswatun Hasanah, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Jingga Yang Mencintai Senja Part 2 Oleh Safitri Saraswati Aku kembali ke laman instagram Latri, kubuka gambar kami berdua. Aku ingat gambar itu kami abadikan sewaktu kami berlibur ke Karimun Jawa sekitar dua tahun yang lalu. Liburan itu Kos Kosan Oleh Fariz Yusufa Hari pertama masuk kuliah, disini aku mulai kehidupan yang baru salah satu universitas ternama surabaya yaitu UNSEBA Universitas Serikat Bangsa, aku disini belum mengenal siapapun kecuali ibu kos, yang Asa Di Balik Koran Shania Oleh Ramadina Sabila Firdausi Di sebuah kota yang sangat padat penduduknya, tinggalah seorang gadis yang duduk di bangku SMP terfavorit di kotanya. Dia tahu kewajiban setiap umat Islam bagi perempuan, sehingga ketika di Kontes Dangdut Semilyar Part 1 Oleh Erlina Wati “KONTES DANGDUT SEMILYAR Sesion 7!! … datang dan ikutilah kontes dangdut terbesar tahun ini,” Riri membaca keras-keras. Mungkin sebuah brosur online. Ia sangat serius membaca dan memahami isi dari Bumi Perkemahan Part 1 Oleh Wilhami Wati Bersaksi cinta di atas cinta Dalam alunan tasbihku ini Menerka hati yang tersembunyi Berteman di malam sunyi penuh doa Terdengar dering Hp dari kamar Wianda yang berada di lantai “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?"

cerpen musuh bebuyutan jadi cinta